Wednesday, February 29, 2012

Pressure Break (Belajar API 14J)

API 14J merupakan guideline yang bagus untuk Process Engineer learner dalam memulai belajar P&ID. 14J mengajarkan kepada kita bagaimana cara membuat pressure break yang benar. Kegunaannya adalah Process Engineer lalu dapat mengoptimasi (baca: mengakali) sebuah desain piping P&ID untuk mendapatkan desain yang murah dan terpenting, aman dari sisi Safety.


Kita mulai dengan contoh (disadur dari api 14J)


Kira-kira process deskripsinya seperti inilah...
Fluida dari Wells yang memiliki Shut In Tubing Pressure (SITP) 5000 psig dan 2000 psig dialirkan ke sebuah receiving facilities yang terdiri dari HP SEPARATOR dan LP SEPARATOR. Fluida terlebih dahulu dikumpulkan di MANIFOLD  sebelum dialirkan ke HP SEPARATOR.


Dalam hal ini, piping connection juga dibuat untuk mengalirkan fluida dari Wells langsung ke LP SEPARATOR, jika suatu saat pressure dari Wells sudah berkurang.
Gambar dari API 14 J diatas menjelaskan bagaimana membuat pressure break yang benar. Di 14 J sendiri dijelaskan step-stepnya, yaitu sebagai berikut.


1. Lihat PSV di sistem itu. Didesain pada pressure berapa? Set point PSV menjadi basis pressure rating di sistem tersebut.


Sebagai contoh, HP SEPARATOR di atas punya PSV yang diset pada 1480 psig. Pressure segini berada pada rating 600# ANSI (ngga percaya? Tanya orang piping...)


2. Lalu trace ke upstream piping. Block valve pertama yang ditemui, maka disitulah pressure break terjadi.


Sebagai contoh, Trace back ke upstream pipingnya HP SEPARATOR (dalam hal ini, MANIFOLD), dan voila!.. Lihat valve C. Valve C adalah block valve pertama yang ditemui. Dan disinilah pressure break terjadi. Pressure break ditandai di downstreamnya Valve C. Pressure rating di upstream Valve C akan mengikuti set pressure di PSV sebelumnya.


Contoh selanjutnya, lihat LP SEPARATOR. Set pressure PSV di LP SEPARATOR adalah 200 psig, yang mana, ini berarti rating pressure LP SEPARATOR = 150# ANSI.


Sama seperti step di atas, runut pipa di upstream LP SEPARATOR sampai ketemu block valve pertama, ketemulah dengan Valve 4. Thus, pressure break terjadi di downstream Valve 4.


Demikian sekilas pelajaran API 14J mengenai pressure break...


Mungkin selanjutnya akan dibahas, bagaimana menentukan set pressure PSV dan cara menentukan design pressure sebuah sistem.


As usual, your comment is highly appreciated.


Salam,
Gandi









No comments:

Post a Comment